MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGAMBAR DEKORATIF PADA ANAK DI TK MARHAMAH HASANAH 0702837

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATANMENGGAMBAR DEKORATIF PADA ANAK DI TK MARHAMAH HASANAH0702837
Penelitian ini dilatar belakangioleh permasalahan yang menunjukan bahwa kemampuan motorik halus anak kelompok ATK Marhamah Hasanah masih rendah khususnya pada kemampuan pramenulis. Hal initerlihat dari sebagian besar anak-anak yang belum mampu mengerjakan kegiatanpramenulis. Hal ini dikarenakan kemampuan motorik halus yang belum matang.Pembelajaran untuk menstimulasi kemampuan motorik halus yang diberikan kepadaanak belum optimal. Pembelajaran pengembangan bidang kemampuan motorik halus diTK Marhamah Hasanah hanya terpaku kegiatan menulis. Anak-anak terkadangterlihat kurang termotivasi dalam mengikuti pembelajaran yang disampaikan guru.Hal sama yang tampak adalah strategi pembelajaran motorik halus kurangbervariasi. Pembelajaran kurang memberikan kesempatan pada anak untukmengemukakan gagasan-gagasannya. Berkaitan dengan permasalahan tersebut,dipandang perlu untuk memperbaiki proses dan hasil pembelajaran motorik halus.Upaya yang dapat dilakukan salah satunya melalui kegiatan menggambar dekoratifsebagai alternatif untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang ada.
Berdasarkan permasalahan di atas, penelitianitu bertujuan untuk mengetahui sejauhmana keberhasilan anak setelah gurumenggunakan pembelajaran kegiatan menggambar dekoratif. Penelitian inimenggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah anak kelompok Ayang berjumlah 10 orang.
Hasil penelitian kemampuan motorikhalus anak setelah melakukan tindakan menunjukan adanya perubahan ke arah yanglebih baik. Hal ini terlihat dalam setiap siklusnya dalam tahapan pembelajaranmenggambar dekoratif yaitu tahap penerapan teknik permulaan menggambar, tahapmenebalkan dan mewarnai, tahap menebalkan, mencontoh dan mewarnai, kemudiantahap mencontoh dan mewarnai. Hasil pengamatan dari penilaian rata-rata teskemampuan motorik halus secara keseluruhan anak dikelas pada penelitian awalyaitu 52,4 %, pada siklus satu menjadi 73,6 %, dan siklus dua rata-rata dikelas yaitu mencapai 80 %.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah guru diharapkan dapatmempertimbangkan penerapan kegiatan mengambar dekoratif sebagai strategipembelajaran alternatif khususnya dalam meningkatkan kemampuan motorik halusanak.  DOWNLOADFILE LENGKAPNYA
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s